Kamis, 26 Februari 2009

NASIHAT QIYADAH DA'WAH

KH Hilmi Aminudin
Ketua Majlis Syuro PKS

MISI PERUBAHAN DI PUSAT KEKUASAAN


“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surge yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa.” (QS. 3:33)


Ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah,


Derap suara alunan kalimat-kalimat ilahi, penyebaran hidayah ilahi, semakin bergema di bumi pertiwi Indonesia.


Keteladanan para da’i kita, para aktivis gerakan dakwah kita, para pendukung da’wah kita, semakin diakui keberadaannya di tengah-tengah kemajemukan bangsa Indonesia. Semua ini patut kita syukuri. Cara mensyukurinya adalah dengan lebih melipatgandakan pendayagunaan nikmat Allah yang sudah diberikan kepada kita untuk sebesar-besarnya taat kepada Allah SWT. Untuk menumbuhkembangkan da’wah ini di bumi pertiwi Indonesia.


Sesuai dengan sunnatullah yang kauniyah dan juga qouliyah, bahwa keberadaan misi da’wah, keharusan eksistensi da’wah di seluruh belahan bumi, termasuk belahan bumi Indonesia adalah merupakan keniscayaan akidah kita. Merupakan keniscayaan fitrah kita, merupakan keniscayaan manhaj kita. Dan Allah menginginkan da’wah ini berperan aktif dalam menuju tatanan kemanusiaan yang diridhoi oleh Allah SWT. Menuju tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang diridhai Allah SWT. Menuju ‘Baldatun Tayyibatun Wa Rabbun Ghafuur’.


Ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah,


Tanpa kehadiran pengembangan risalah da’wah, kerusakan di muka bumi ini, kerusakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara akan menjadi sebuah kepastian.


Oleh karena itu kehadiran da’wah kita adalah keniscayaan untuk ‘tolak bala’ yang – na’udzubillah – bisa menimpa bangsa ini. “Wamaa kunna muhlikil quraa illa wa ahluhaa zhalimun”. UItu adalah garis kebijakan Allah SWT.


Misi da’wah itu, misi ‘tolak bala’ itu, semuanya berada di pundak ikhwan dan akhwat fillah. Untuk itu jangan ragu bertanding di Pemilu 2009, jangan ragu-ragu bertanding untuk merebut kemenangan di Pemilu 2009, karena memiliki syar’iyatullah yang haqiqiyah.


Insya Allah, ikhwan dan akhwat fillah mendapat kelipatan pahala yang dijanjikan untuk mujahidin. Apalagi pahala itu adalah pahala yang sangat bergantung kepada pengaruh amal kita. Jika pengaruh amal kita membentuk estafeta mata rantai penyebaran hidayah di seluruh penjuru negeri ini, menciptakan ketenangan dan ketenteraman ke seluruh lapisan masyarakat, menyebarkan kebahagian kepada sesame kemanusiaan sebagai pengemban misi rahmatan lil ‘alamin, maka sebetulnya hati nurani segenap komponen bangsa ini , bahkan hati nurani segenap komponen manusia ini, menunggu-nunggu kehadiran kita, menunggu-nunggu kemenangan kita. Menunggu-nunggu pelayanan kita. Bahkan menunggu-nunggu kita memimpin negeri ini.


Allahu akbar …. Walillahilhamdu ….




Tidak ada komentar:

Posting Komentar